Punya Daya Tarik Unik, Tanjung Buaya Mastim Siap “Disulap” Jadi Wisata Andalan Buteng – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Punya Daya Tarik Unik, Tanjung Buaya Mastim Siap “Disulap” Jadi Wisata Andalan Buteng

POSE BERSAMA: Bupati Buteng H Samahuddin berswafoto dengan anggota DPRD Sultra La Ode Tariala di Tanjung Buaya.

BUTONPOS.FAJAR.CO.ID, BUTON TENGAH – Sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), sektor pariwisata terus digenjot. Utamanya potensi alamnya yang punya daya tarik unik untuk dijadikan destinasi wisata (DTW), baik yang sudah populer namanya kemudian dikembangkan maupun yang belum sama sekali alias masih alami.

Salah satu potensi alami yang menarik untuk dikembangkan menjadi DTW baru adalah Tanjung Buaya yang terletak di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim). Dinamakan Tanjung Buaya karena adanya batu besar yang menyerupai buaya sedang menganga di pinggir pantai menantikan makanan dari anak sungai (Kaumele) yang mengalir di pantai tanjung tersebut.

Di sekitaran batu yang menyerupai buaya tersebut, menjorok tebing-tebing indah melengkung di pinggiran pantai. Sementara pinggiran sungai yang bertaut dengan air laut membentuk bibir pantai dengan hamparan pasir putihnya yang halus.

Pertautan antara air laut dan air sungai tersebut sangat cocok dibangun resto apung. Sementara di atas punggung batu yang meyerupai buaya dan tebing-tebing yang menjorok ke laut bisa dibangun gazebo atau home stay mini. Di salah satu sudut tebing bisa dijadikan wisata mancing yang kebetulan banyak ikan bersiliweran.

Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin menyadari, untuk mengembangkan Tanjung Buaya tersebut menjadi wisata andalan Kabupaten Buteng memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Kalau hanya mengandalkan APBD yang anggarannya terbatas tidaklah cukup. Perlu dibantu dengan kucuran anggaran dari provinsi maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat.

Maka tak heran, ketika mendapatkan kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Tariala, dari Komisi III yang salah satunya membidangi kepariwisataan, Samahuddin mengajaknya ke Tanjung Buaya dengan melihat langsung potensinya untuk dijadikan destinasi wisata baru di Kabupaten Buteng, Rabu (15/1/2020).

La Ode Tariala sempat diajak berswafoto di beberapa titik pemandangan indah dan diatas batu Tanjung Buaya bersama rombongan bupati. Diantaranya, Kabid Perencanaan Wilayah Bappeda Buteng Muh Said, Camat Mastim Simuddin, Sekcam Mastim Hermansyah, Kapolsek Mastim Ipda Musrifin, Danramil 1413-04 Mawasangka Lettu TNI-AD Syarif, Pj Kades Lasori Surahman.

“Karena unik dan punya daya tarik tersendiri, Tanjung Buaya ini akan kita jadikan obyek wisata andalan Buteng. Tahun ini kita mulai poles dan kembangkan dengan anggaran APBD dan dibantu dana dari provinsi,” ungkap Samahuddin.

Dalam rancangannya, di beberapa titik Tanjung buaya tersebut akan dibangun beberapa fasilitas pendukung seperti gazebo dan home stay mini untuk tempat istrahat para pelancong. “Kalau ini terbangun akan menjadi wisata baru di Kabupaten Buteng yang akan menjadi daya tarik para wisatawan untuk berkunjung ke Buteng,” tukasnya.

Samahuddin menambahkan, dengan kedatangan para wisatawan akan meningkatkan PAD dan pendapatan bagi masyarakat setempat yang memanfaatkan jasa wisata maupun menjual berbagai kebutuhan para wisatawan. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat juga semakin meningkat.

TINJAU DTW: Bupati Buteng H Samahuudin dan anggota DPRD Sultra La Ode Tariala meninjau DTW baru Tanjung Buaya di Desa Lasori, Mastim.

Sementara itu, La Ode Tariala mengaku takjub akan keindahan alam Tanjung Buaya tersebut dan sangat tepat dijadikan sebagai wisata andalan. Rugi Pemkab Buteng bila tidak memanfaatkannya untuk dikembangkan menjadi obyek wisata secara maksimal.

“Saya sangat mendukung langkah pak bupati untuk menjadikan Tanjung Buaya ini sebagai wisata baru yang akan menjadi andalan Kabupaten Buteng kedepannya,” ungkap politisi Nasdem itu.

Menurut legislator Dapil Muna dan Muna Barat ini, Pemprov Sultra tidak salah mengucurkan anggaran pengembangan kepariwisataan kepada Kabupaten Buteng untuk mengembangkan Tanjung Buaya sebagai destinasi wisata baru. Dirinya juga di Komisi III siap membantu mengawal penganggarannya.

“Kalau wisata ini (Tanjung Buaya, red) dikembangkan dengan baik dan tepat, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal, regional, nasional, maupun mancanegara untuk berkunjung ke Buteng. Maka perlu dibangunkan sarana pendukung seperti gazebo atau homestay untuk tempat istrahat mereka,” kunci Tariala.(uzi)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top