RSUD Tangani Pasien Gizi Buruk – Buton Pos
Suara Wakatobi

RSUD Tangani Pasien Gizi Buruk

BUTUH BANTUAN: Salah seorang pasien gizi buruk yang dirawat di RSUD Wakatobi.

BUTONPOS.COM, WAKATOBI – Nurdaeni, bocah delapan tahun asal Desa Tanomeha Kecamatan Kaledupa, saat ini masih terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi karena mengidap penyakit gizi buruk.

Nurdaeni, sudah beberapa hari mendapat perawatan dari pihak RSUD Wakatobi. Namun, karena minimnya biaya untuk berobat membuat pihak keluarga pasien belum berani untuk mengambil langkah rujukan.

Pihak keluarga juga tidak memiliki kartu BPJS. Orang tua dan keluarga berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk kesembuhan, Nurdaeni.

“Sudah tiga malam kita di rumah sakit. Kita tidak tahu mau bawa kemana-mana karena tidak ada uang untuk biaya pengobatan,” terang ibu pasien Rusnia yang ditemui di ruang perawatan RDUD.

Informasi yang dihimpun koran ini, belum ada pihak Dinas Kesehatan Wakatobi yang datang berkoordinasi terkait penanganan pasien gizi buruk.

“Biasanya jika ada pasien gizi buruk yang dirawat di RSUD, pihak Dinas Kesehatan selalu datang koordinasi. Tapi ini sudah tiga hari belum ada pihak Dinas Kesehatan datang,” ungkap salah seorang staf bidang rekam medik dan rujukan RSUD Wakatobi yang enggan menyebutkan namanya.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi mengklaim jika pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak RSUD dan keluarga pasien.

“Kami sudah koordinasi dengan RSUD sejak dua hari yang lalu dan sudah ditangani, juga kami sudah koordinasikan dengan pihak BPJS dan kartu BPJS kesehatan bersinarnya sudah ada pak,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Wakatobi, Muliadin SKM. MKes, melalui pesan singkat di telepon selulernya.

Tahun ini temuan kasus gizi buruk cukup banyak di Kabupaten Wakatobi. Data yang dihimpun di RSUD Wakatobi, penanganan kasus gizi buruk tahun 2018 mulai masuk sejak Februari sebanyak satu kasus.

Pada April dan Juni masing-masing satu kasus, Juli dua kasus, Agustus satu kasus, September dua kasus, dan Oktober satu kasus. Sejumlah kasus gizi buruk juga pernah ditangani di tahun 2017 lalu. (m5)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top