Rumah Cinderamata Tangkeno Diresmikan – Butonpos
Suara Bombana

Rumah Cinderamata Tangkeno Diresmikan

GUNTING PITA: Andi Nirwana Tafdil melakukan penggutingan pita sebagai tanda diresmikannya Rumah Cenderamata Tangkeno

Tafdil meninjau beberapa suvenir di dalam Rumah Cinderamata Tangkeno

BUTONPOS.COM, BOMBANA – Desa wisata Tangkeno, Kecamatan Kabaena Tangah, Kabupaten Bombana terus membekali diri sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Pulau Kabaena. Desa yang dikenal sebagai negeri di atas awan itu, kini memiliki rumah khusus untuk tempat cinderamata atau suvenir khas buatan Kabaena.

Bangunan itu mulai diresmikan Selasa (10/10) atau bertepatan dengan acara pembukaan festival Tangkeno 2017, oleh Istri Bupati Bombana, Andi Nirwana Tafdil.

Berlokasi di bagian tepi Barat Plaza Tangkeno, rumah cenderamata itu meski baru diresmikan, namun sudah menjejalkan aneka kerajinan khas buah tangan masyarakat Kabaena, berupa aneka hiasan untuk ornamen ruang tamu, alat perabot rumah tangga hingga kelengkapan untuk bepergian. Seperti topi, tas, keranjang hingga kelengkapan lainnya. Beragam model ditawarkan dengan bahan baku alami, berupa anyaman bambu, rotan maupun daun lontar.

Andi Nirwana Tafdil mengatakan, hadirnya Rumah Cenderamata itu sebagai wahana bagi masyarakat yang ingin menjual hasil karyanya kepada tamu yang berkunjung di Desa Wisataa Tangkeno.

“Bangunan seperti ini penting sekali disedikan dan sangat berdampak positif buat daerah dan masyarakat. Apalagi desa ini merupakan salah satu destinasi wisata. Kita semu tahu bahwa kebanyakan tamu atau para wisatawan itu begitu pulang, doyan sekali mencari aneka soufenir khas sebagai cenderamata atau oleh-oleh. Nah disinilah tempatnya itu,” ujar Andi Nirwana.

Dia menjelaskan, dengan hadirnya rumah cenderamata itu akan merangsang masyarakat untuk berkarya. Apa lagi karya itu bisa mendulang pendapatan yang cukup signifikan.

“Jika sudah ada wadah seperti ini maka akan memicuh warga untuk berkarya. Mereka bisa membuat sesuatu yang bermanfaat dan punya nilai ekonomi. Contoh, seperti anyaman-anyaman yang di pajang tadi, bisa motif pakaian khas, hingga kluiner atau cumilan khas daerah. Warga disini sangat trampil, makanya dibuatkan wadah seperti ini,” jelasnya.

Kebanyakan aneka soufenir yang dijual saat peresmian di rumah cenderamata Tangkeno itu tidak terlalu merogoh isi dompet. Rata-rata satu buah cenderamata dibandrol cuma Rp 25 ribu per unit. (dar)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top