Samahuddin Dua Kali Lipat Datangkan Anggaran Pusat – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Samahuddin Dua Kali Lipat Datangkan Anggaran Pusat

Bupati Buteng Samahuddin dan Wabup La Ntau saat turun lapangan merencanakan pembangunan jalan RSUD tembus pusat perkantoran di Labungkari

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Masyarakat Kabupaten Buton Tengah (Buteng) rupanya tak salah menjatuhkan pilihan kepada pemimpinnya untuk mempercepat pembangunan di daerah yang dijuluki negeri seribu gua ini. Di tangan Bupati Buteng Samahuddin yang memiliki jaringan kuat di pusat, tidak sedikit anggaran pusat bisa didatangkan di Kabupaten Buteng.

Baru beberapa bulan menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Buteng, Samahuddin yang berlatar belakang pengusaha dan kontraktor nasional itu mampu mendatangkan ratusan miliar dana pusat ke Buteng, bahkan dua kali lipat dari pemerintahan sebelumnya.

Hal itu diakuinya saat memberikan sambutan pada malam puncak pergantian tahun baru 2018 di Lapangan Tangkalawa Lakudo. Tahun 2017, baru beberapa bulan dilantik sudah pecahkan rekor di Sultra. Hanya Kabupaten Buteng yang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang banyak, yakni sebesar Rp 44,95 miliar.

“Kalau sebelumnya dana pusat yang masuk di Dinas PU Buteng tidak sampai Rp 70 miliar, maka sekarang saya dapatkan dana dari pusat dua kali lipat sampai Rp 142 miliar lebih,” beber Samahuddin.

Dana tersebut, kata dia, belum termasuk dinas-dinas lainnya. Dari DAK Rp 18 miliar bisa ditingkatkan menjadi Rp 89 miliar. “Semua itu saya dapatkan karena doa dan dukungan dari para orang tua saya sekalian dan niat saya yang ikhlas untuk membangun tanah tumpah darah saya Buton Tengah tercinta,” tuturnya.

Dengan doa dan dukungan tersebut, dirinya berjanji akan berupaya semaksimal mungkin mendatangkan bantuan dari pusat untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Buteng agar bisa sejajar dengan daerah-daerah lainnya yang sudah maju.

Syaratnya, jika ada program pemerintah yang masuk untuk membangun harus mendapat dukungan yang baik dari masyarakat. Sebab, jika tidak didukung maka pemerintah pusat tidak akan dua kali menurunkan bantuannya di daerah tersebut.

“Contohnya jalan lingkar di Mawasangka-Mawasangka yang tadinya lima meter diperlebar menjadi 15 meter dan Mawasangka Timur dari empat meter menjadi 10 meter. Mereka ikhlas ketika pagar mereka terkena dampak pelebaran jalan. Mudah-mudahan di Kecamatan Lakudo, Gu, dan Sangia Wambulu bisa ikhlas seperti itu,” harapnya yang dijawab setuju para hadirin.

“Untuk pembangunan jalan simpang Labungkari dan poros Lombe-Tolandona saya sudah hitung. Anggaran yang dibutuhkan sekitar kurang lebih Rp 70 miliar,” pungkasnya.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top