Samahuddin: Saya Tak Mau Campuri Urusan Hukum – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Samahuddin: Saya Tak Mau Campuri Urusan Hukum

BUTONPOS.COM, BUTON TENGAH – Dari 33 desa yang ikut dilantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilihnya, hanya Desa Polindu, Kecamatan Mawasangka, yang beranggotakan tiga orang. Selebihnya dilantik lima sampai tujuh orang berdasarkan jumlah penduduknya.

Anggota BPD Desa Polindu sendiri, sebenarnya berjumlah lima orang untuk ikut dilantik Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin bersama anggota BPD lainnya di Gedung Azaahra Lakudo, Senin (18/3/2019).

Namun dua orang lainnya, atas nama La Saerani dan Hasanudin masih berproses hukum atas dugaan ijazah palsu saat mencalonkan diri menjadi anggota BPD Desa Polindu, Januari 2019. Saat ini, kasus mereka dalam proses penyelesaian.

Terkait kasus yang menimpa dua anggota BPD terpilih Desa Polindu tersebut, Bupati Buteng H Samahuddin menegaskan tak ikut mencampurinya. Ia lebih memilih menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.

“Saya tak mau mecampuri urusan anggota BPD yang bermasalah hukum. Saya hanya mau melantik anggota BPD terpilih yang tidak bermasalah,” tegasnya kepada rekan media usai melantik 177 anggota BPD 33 desa di Buteng.

Samahuddin berharap, kasus dugaan ijazah palsu yang menimpa calon anggota BPD di Desa Polindu ini tidak terulang lagi dan tidak terjadi di desa-desa lainnya. Maka itu, panitia seleksi harus cermat dan selektif dalam administrasi pencalonan.

“Panitia harus teliti dengan baik administrasi setiap calon, baru lakukan pemilihan. Jangan nanti sudah terpilih baru diketahui kemudian digugat. Kasihan bagi calon yang sudah terpilih tersebut. Ini merupakan pelajaran dan mudah-mudahan tidak terulang lagi kedepannya,” harapnya.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top