Satu Lagi Mahasiswa Mengaku Kena Tembakan – Buton Pos
Suara Sultra

Satu Lagi Mahasiswa Mengaku Kena Tembakan

MENGADU: Oksa Putra Palulun, mahasiswa Fakultas Teknik UHO saat melapor ke Ombusman Sultra. FOTO: DARMONO/BUTON POS

– Mengadu ke Ombudsman Sultra

BUTONPOS.COM, KENDARI – Rupanya korban kena tembak pada aksi di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu tidak hanya Randi dan ibu hamil. Mahasiswa Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Fakultas Teknik juga mengaku kena tembak.

Perihal kasus yang menimpanya itu, mahasisa yang benama Oksa Putra Palulun itu, Kamis (3/10) mengadu ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pada saat Oksa Putra Palulun melapor ke Ombudsman didampingi langsung oleh seniornya serta rekan-rekan mahasiswa Teknik UHO.

Menurut Kepala ORI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo kedatangan Oksa Putra Palulun ke Ombudsman dengan perihal ingin melaporkan bahwa dirinya juga merupakan korban penembakan dalam aksi damai pada tanggal 26 September lalu.

“Ada luka di lengan sebelah kiri, diduga karena tembakan, dimana luka tersebut tembus dari depan ke belakang. Oksa juga menyerahkan kaos berwarnah hitam da jaket berwarna abu-abu yang berlubang diduga akibat ditembus peluru,” ringkasnya.

Sementara itu, Oksa kepada wartawan menceritakan kronologis dugaan penembakan terhadap dirinya pada saat aksi damai di depan Kantor DPRD Provinsi Sultra beberapa waktu lalu.

“Posisi saya duduk di dekat halte depan OJK, polisi mendekat (dari arah Kantor Disnakertrans, tiba-tiba saya merasa panas di lengan sebelah kiri. Nanti tiba di rumah, baju berasa basah, saya periksa ternyata ada darah,” ungkapnya.

Ditanya alasan mengapa dia baru melaporkan dugaan penembakan terhadap dirinya ke Ombdudsman, ia mengaku sempat mengawatirkan keselamatannya yang pada saat itu masih merasa ketakutan atas kejadian yang menimpanya.

“Kenapa saya baru melapor sekarang karena saya sempat khawatir dengan keselamatanku, nanti ada pendampingan dari senior-senior, saya baru memberanikan diri untuk melapor ke Ombudsman,” tutupnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top