Satu Perantau Uruguay dari Desa Baruta Jadi ODP Pencegahan Virus Corona – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Satu Perantau Uruguay dari Desa Baruta Jadi ODP Pencegahan Virus Corona

Petugas kesehatan Puskesmas Sangia Wambulu saat memeriksa Herman,  warga Desa Baruta yang baru pulang merantau dari Uruguay

 

BUTONPOS. FAJAR. CO. ID,  BUTON TENGAH – Untuk mencegah masuknya virus corona di Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), pemerintah setempat bekerja sama dengan Puskesmas dan Polsek melakukan pemantauan ketat dan pemeriksaan kesehatan kepada setiap warga yang baru datang dari luar daerah, utamanya perantau dari luar negeri.

Hasilnya, satu warga Desa Baruta yang merupakan perantau luar negeri dari Uruguay ditetapkan jadi Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan diminta tidak keluar rumah selama 14 hari, meskipun negatif atau tidak terinveksi
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Kapolsek Sangia Wambulu, Iptu Tri Nugroho, saat dikonfirmasi membenarkan status ODP satu warga Desa Baruta dari Uruguay tersebut, atas nama Herman (29), setelah diperiksa petugas Puskesmas Kecamatan Sangia Wambulu.

Camat Sangia Wambulu La Ode Taslim, Kapolsek Sangia Wambulu Iptu Tri Nugroho, dan Kepala Puskesmas Sangia Wambulu La Ode Yusni R Mahdy dan Lurah Tolandona Sahrul, usai giat pemantauan warga pendatang dari virus corona

“Pada hari Kamis, 19 Maret 2020 bertempat di Desa Baruta, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buteng, sekitar pukul 11.00 wita, kami bersama Camat, Kepala Puskesmas dan petugas kesehatan telah mendatangi warga yg pulang dari luar negri (Uruguay) atas nama Herman (29),” tulis Tri Nugroho melalui pesan WhatsApp, Senin (23/3/2020).

Kapolsek membeberkan, setibanya di rumah orang tuanya, Herman langsung diperiksa petugas kesehatan mulai dari suhu tubuh hingga kondisi kesehatannya sendiri. Termasuk pemeriksaan kelengkapan administrasi kesehatan dari bandara kedatangan di Jakarta yang menyatakan negatif atau tidak teriveksi Covid-19.

“Tindakan tim kesehatan Puskesmas Sangia Wambulu, memerintahkan saudara Herman selama 14 hari untuk tidak keluar dari rumah dan akan memantau selama kaberadaannya di Desa Baruta,” tutupnya.

Selain membantu petugas Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga pendatang dari luar daerah, Polsek Sangia Wambulu juga melakukan langkah-langkah antisipatif dengan penyuluhan dan sosialisasi virus corona kepada warga serta menghimbau mereka untuk lebih banyak tinggal di rumah dan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang. (uzi)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top