Segel Rusak dan Lampiran Hilang, Saksi RossY Minta PSU di TPS 3 Wale – Buton Pos
Metro Baubau

Segel Rusak dan Lampiran Hilang, Saksi RossY Minta PSU di TPS 3 Wale

ALOT: Suasana pleno tingkat PPK di Kecamatan Wolio, semalam. Pleno sempat alot dan didepending karena ada temua pelanggaran. FOTO: DARMONO/BUTON POS
ALOT: Suasana pleno tingkat PPK di Kecamatan Wolio, semalam. Pleno sempat alot dan didepending karena ada temua pelanggaran. FOTO: DARMONO/BUTON POS

BAUBAU – Pada rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat PPK yang digelar di Aula Kantor Camat Wolio, Saksi RossY merasa keberatan terhadap perhitungan suara dari Kelurahan Wale. Pasalnya, khusunya di TPS 3 terjadi sejumlah permasalahan. Diantaranya segel dan suara yang tidak terpakai terlihat rusak.

Saat dikonfirmasi Saksi pasangan RossY, Very Sarifudin menagatakan, selain segel dan kertas suara yang tidak terpakai rusak juga hologram sampul C1 KWK rusak, serta lampirannya hilang satu lembar.

“Sekarang kita mau bicara apa, kalau salah satunya hilang. Makanya tadi saya minta dihentikan sidang plenonya. Berarti dengan sendirinya untuk TPS 3 Kelurahan Wale gugur dan tidak diterima. Sedangkan untuk segel saja rusak saya sudah menolak, apalagi ini segel rusak dan hologramnya rusak,” tandasnya.

“Memang hanya dua permasalahan, namun sangat fatal karena bagaimana kita mau verifikasi angka-angka jika hilang hologramnya. Tadi saya minta dihentikan saja sidang pleno untuk TPS 3 Kelurahan Wale, karena bagaimana mau diteruskan kalau persoalan ada yang hilang dan yang rusak. Jika ini diteruskan akan terjadi polemik dan ini bukan main-main serta asal-asalan karena akan merusak hitung-hitungan pada ferivikasi,” sambungnya.

Karena itu, pihaknya meminta agar di TPS 3 Kelurahan Wale dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk kenyamanan semua pihak.

“Ini adalah dokumen negara dan jika ada salah satu yang hilang berarti ada unsur pidananya dan ada indikasi sabotase. Tidak ada alasan ini tidak masuk (tercecer) ataupun apa alasannya, pada saat salah satu hologramnya hilang itu sudah masuk dalam salah satu pidana,” tegasnya.

Ia juga meminta pihak kepolisian untuk masuk menyelidiki persoalan yang terjadi di TPS 3 Kelurahan Wale itu. “Apakah ada unsur kesengajaan ataupun ada indikasi sabotase yang berimbas pada rusaknya segel atau hilangnya hologram tersebut,” tuturnya.

Amatan koran ini di lapangan, sampai pukul 22.49 Wita, rapat pleno yang digelar di Aula Kecamatan Wolio sempat terpending untuk beberapa menit karena adanya keberatan tersebut.

Tidak hanya di TPS 3, di TPS 4 Kelurahan Wale juga terjadi kejanggalan. Dari 267  yang ada di daftar pemilih tetap (DPT), namun yang isi absen membengkak hingga 286 orang. (m4)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top