Semua Paslon Klaim Dapat Nomor Cantik – Buton Pos
Metro Baubau

Semua Paslon Klaim Dapat Nomor Cantik

Lima Paslon Pilwali Kota Baubau berjejer secara berurutan berdasarkan nomo urut

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Lima Pasangan Calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota sudah mendapat nomor urut. Para Paslon pun memaknai angka keberuntungan atau hoki sesuai nomor urut yang diperoleh.

Penentuan nomor urut kontestan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2018 ini dilakukan melalui pengundian di Gedung Maedani, Selasa (13/2). Hasilnya, nomor urut 1 Roslina-La Ode Yasin, AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse nomor urut 2. Wa Ode Maasra Manarfa-Ikhsan Ismail nomor 3. Yusran Fahim-Ahmad nomor urut 4. Kemudian Ibrahim Marsela-Ilyas nomor urut 5.

Roslina Rahim-La Ode Yasin atau dikenal dengan akronim RossY mengartikan angka 1 sebagai simbol pemenang. “RossY Alhamdulillah selalu terdepan, pasti juara satu. Insya Allah, masyarakat Baubau akan memberikan suaranya tidak terpaksa dan tidak terintimidasi,” kata Roslina.

Selanjutnya, AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse atau Tampil Manis memiliki pendapat bahwa angka 2 merupakan tanda-tanda akan melanjutkan dua periode kepemimpinan di Kota Baubau. Angka 2 ini pun menjadi nomor urut AS Tamrin saat berpasangan dengan Wa Ode Maasra pada Pilwali 2012 lalu.

“Nomor ini kayaknya termasuk nomor yang berkah dari saya. Dua itu dari perspektif angka-angka adalah satu pasang, yaitu As Tamrin sama Monianse,” ulas AS Tamrin.

Wa Ode Maasra Manarfa-Ikhsan Ismail atau Mama Ikhlas memaknai angka 3 sebagai nomor yang bisa mempersatukan semua golongan. Selain itu, angka 3 juga memberi arti bagi sang wakil yang berjiwa muda.

“Kebetulan wakil saya ini anak muda. Anak muda ini identik dengan simbol metal. Tiga itu, angka metal. Kemudian kalau di Pancasila itu, nomor tiga persatuan Indonesia,” tutur Maasra.

Yusran Fahim-Ahmad punya persepsi terhadap nomor urutnya. Pasangan dengan jargon Bekerja Lebih Baik ini merasa memang sudah mendambakan angka 4. Angka tersebut dianggap pertanda baik menuju kursi Wali Kota Baubau.

“Memang nomor empat yang harus saya dapat. Kenapa? Nomor empat merupakan nomor rumah saya, mobil. Sekarang semua menginginkan kursi. Dan sekarang, Insya Allah kita dapat kursi,” imbuh Yusran.

Tak mau kalah, Ibrahim Marsela-Ilyas menilai 5 merupakan angka lengkap dan penutup dari semua nomor urut yang diperoleh Paslon lain. Ditambah lagi angka 5 merupakan jumlah program unggulan dan masa jabatan kepala daerah.

“Angka lima adalah angka paripurna. Didalam angka lima ada nomor satu, dua, tiga, dan empat dibungkus angka lima. Kemudian ada lima progam strategis dalam membangun Kota Baubau. Masa jabatan wali kota juga hanya lima tahun,” pungkas Ibrahim.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Baubau, Dian Anggraini mengungkapkan, pelaksanaan pengundian nomor urut Paslon ini sudah berjalan kondusif. Lima Paslon tertib mengikuti semua proses.

“Kita berharap pesta demokrasi ini kiranya semua tetap saling menghargai dan melaksanakan tahapan-tahapan Pilwali sesuai prosedur,” tandas Dian dikonfirmasi usai pengundian nomor urut Paslon, kemarin. (exa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top