Sidang Lanjutan Umar Samiun, Keterangan Abu Umaya Dinilai Bohong – Laman 2 – Buton Pos
Hukum

Sidang Lanjutan Umar Samiun, Keterangan Abu Umaya Dinilai Bohong

umar samiun

“Saya tidak pernah diminta untuk membuat gugatan pasangan calon Oemar Bakry dan La Uku-Dani. Karena dalam pertemuan di Plaza Indonesia itu tidak membahas tentang materi gugatan atau persoalan sengketa Pilkada. Pak Samsu hanya membahas tentang bagaimana pembangunan Buton ke depan,” kata Dian Farizka.

Mengenai uang Rp 10 juta yang masuk di rekening BRI miliknya, Dian menjelaskan bahwa uang tersebut tidak ada kaitannya dengan apa yang disampaikan Abu Umayah. Uang tesebut justru merupakan utang Abu Umayah terhadap Agus Mukmin yang ditransfer melalui rekening miliknya.

“Waktu itu Pak Agus Mukmin meminta nomor rekening saya katanya mau dikirim dana sebesar Rp 9 juta. Uang itu lalu kemudian saya tarik dan sudah diserahkan kepada Pak Agus Mukmin,” tambahnya.

Sementara itu, Agus Mukmin dicecar pertanyaan seputar komunikasinya dengan Arbab Paproeka. Agus menjelaskan, ketika sementara menunggu pengumuman hasil putusan MK terhadap hasil PSU, ia tiba-tiba dihubungi Arbab Paproeka. “Saya kaget ditelpon oleh Arbab. Saya katakan tumben, ada apa nih saya ditelpon?” jelas Agus.

Setelah itu, Arbab meminta kepada dirinya untuk difasilitasi untuk bertemu dengan Umar Samiun saat itu sekitar awal Juli 2012. “Saya sempat bertanya ada keperluan apa? Arbab hanya bilang usahakan saja saya untuk bisa bertemu dengan Pak Umar, ini penting,” kata Agus menirukan perkataan Arbab.

Keesokan harinya, Agus Mukmin kemudian menuju Apartemen Juanda yang menjadi Posko Oemar-Bakry saat berlangsungnya proses sengketa Pilkada di MK. Di Juanda, Agus Mukmin kemudian menyampaikan apa yang menjadi permintaan Arbab untuk bertemu. Namun permintaan Arbab ditolak oleh Umar Samiun.

Bahkan, setelah beberapa kali meminta tetapi tidak ditanggapi Umar Samiun, Arbab kemudian meminta bertemu dengan Agus Mukmin di Cibubur. “Singkat cerita, Arbab jelaskan mengenai MK dan Arbab memaksa untuk bertemu Pak Umar, jika tidak maka kasus Pilkada Buton akan sama dengan Pilkada Kota Waringin Barat yang dirubah putusannya. Usai bertemu Arbab saya lalu sampaikan ke Pak Umar. Pak Umar saat itu bukannya menerima malah saya diomelin katanya kita ini sudah menang tidak usah urus itu,” tukasnya.

Arbab? lalu meminta nomor ponsel Umar Samiun dengan maksud ingin menghubungi langsung dan menceritakan apa yang menjadi keinginan Arbab untuk bertemu dengan Umar Samiun. “Saya kasih nomornya tanpa seizin Pak Umar. Saya cuma tahu sampai disitu. Saya tidak tahu apakah Arbab menghubungi Pak Umar atau tidak,” tuturnya.

Saleh juga membocorkan, bahwa sidang lanjutan pada pekan depan nanti akan menghadirkan saksi lainnya, yakni Akil Muchtar dan Arbab Paproeka sebagai saksi. “Sidang lanjutan nanti menarik, karena Akil Muchtar dan Arbab akan hadir,” tutupnya. (fajar)

2 of 2Next

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!