Sosialisasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Buteng Gencarkan Goes To School – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Sosialisasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Buteng Gencarkan Goes To School

FOTO: FAUZI/BUTON POS GOES TO SCHOOL: Bawaslu Buteng gencar sosialisasikan pengawasan pemilu partisipatif melalui program goes to school.

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) terus berupaya meningkatkan pengawasan pemilu partisipatif melalui program “Goes To School”. Sekolah pertama yang dikunjungi adalah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Buteng, Kamis (19/9/2019).

MAN 1 Buteng ini merupakan salah satu sekolah yang digandeng Bawaslu Buteng dengan melibatkan siswanya yang sudah masuk kategori pemilih pemula menjadi pengawas partisipatif pada Pemilu 2019, 17 April lalu. Banyak informasi dugaan pelanggaran Pemilu yang didapatkab Bawaslu Buteng dari mereka untuk menjadi bahan evaluasi pada Pemilu mendatang.

Ketiga komisioner Bawaslu Buteng, Helius Udaya (ketua), Jais dan Lucinda Theodora (anggota), turun langsung dalam giat goes to school di MAN 1 Buteng tersebut. Ketiganya diterima pihak sekolah dan giat sosialisasi diikuti seratusan siswa dengan penuh antusias.

Ditemui usai sosialisasi, Ketua Bawaslu Buteng Helius Udaya, mengatakan sosialisasi diawali dengan pemberian materi tentang pengawasan Pemilu partisipatif, peran pemilih pemula dalam pengawasan, penanganan pelanggaran Pemilu, serta pengenalan titik rawan dan fokus pengawasan Pemilu.

“Kami juga tak lupa meminta saran dan masukan dari siswa terkait pelaksanaan Pemilu 2019 yang dilaksanakan 17 April lalu saat bertugas di lapangan menjadi pengawas partisipatif,” bebernya.

Helius menuturkan, dari saran dan masukan peserta kebanyakan menarankan agar Bawaslu Buteng lebih giat lagi menangani persoalan money polityic. Sebab, dari pantauan mereka di lapangan banyak dugaan pelanggaran money politic yang tidak bisa dijangkau Bawaslu.

Selain itu, siswa juga meminta bagaimana cara menangani pelanggaran Pemilu. Ada pelanggaran yang ditemukan, tapi mereka takut melapor. Mereka mau saja melapor, asalkan nama mereka dirahasiakan.

“Semua saran dan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi Bawaslu Buteng untuk perbaikan Pemilu kedepan. Keterlibatan pemilih pemula sebagai pengawas Pemilu partisipatif sangat kami butuhkan, sehingga Bawaslu Buteng akan terus menggandeng siswa SMA dalam melakukan pengawasan Pemilu di lapangan,” tandas Helius.

Kandidat doktor ini menargetkan untuk Pemilu kedepan, Bawaslu Buteng akan bermitra dengan pemilih pemula sebagai pengawas partisipatif tingkat SMA sederajat. Sehingga yang tidak bisa dijangkau Bawaslu dapat terbantu dengan keterlibatan mereka.

“Untuk Pemilu kedepan, mulai dari sekarang kami akan intens go to school atau masuk ke sekolah-sekolah SMA untuk melakukan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif,” kunci Helius.(uzi)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top