Tafdil Didesak Normalisasi Kasek “Bentukan” Saleha – Butonpos
Suara Bombana

Tafdil Didesak Normalisasi Kasek “Bentukan” Saleha

TAFDIL

BUTONPOS.COM, BOMBANA – Kegalauan para kepala sekolah (Kasek) di wilayah Kabupaten Bombana mendapat respon positif dari kalangan anggota DPRD Bombana. Dewan meminta Bupati Bombana yang baru dilantik, H Tafdil lekas menormalisasi situasi kesenjangan ini.

Anggota DPRD Bombana, Abdul Rauf mengatakan, banyak Kasek di Bombana terancam tidak akan menerima lagi tunjangan sertifikasi. Penyebab utamanya adalah, hadirnya pergantian yang serampangan, tanpa memperdulikan nasib kalangan guru.

“Yang lalu itu kan, (dimasa pemerintahan Pj Bupati, Hj Sitti Saleha, red), ada pergantian secara besar-besaran bagi para kepala sekolah. Pergantian dadakan dan serentak itu, kini menimbulkan polemik besar bagi sekolah dan kalangan guru-guru,” kata Rauf.

“Orang yang tadinya cukup jam mengajarnya untuk dapat tunjangan sertifikasi, tapi dengan adanya pergantian dadakan itu menjadi tidak cukup. Banyak mantan kepala sekolah kebingunan, sebab kerjanya sangat bagus, tapi tiba-tiba saja dilengser tanpa diketahui apa salah dan dosanya. Penempatan merekapun teracak begitu saja, tanpa pedulikan lokasi dan jam mengajar. Banyak kepala sekolah saat itu bingung dan serba ketakutan. Sebab ancaman bakal hadirnya pergantian susulan diumbar secara gampang. Anda bisa bayangkan situasi seperti ini,” sambung pria yang biasa disapa La Cau ini.

Menurut dia, pergantian Kasek dimasa Pj Bupati Hj Siti Saleha lalu telah melahirkan keresahan hingga saat ini. “Silahkan tanya para mantan kepala sekolah itu. Banyak yang keluhkan nasib tunjangan sertifikasinya. Sebab mereka itu digeser secara acak, ya otomatis merubah data Dapodiknya. Nah, kasian kan mereka, sebelumnya dapat tunjangan sertifikasi, tapi kini bisa gigit jari. Makanya kami meminta kepada Bupati yang terpilih ini agar lekas menormalisasi situasi yang gaduh ini. Minimalnya kembalikan ke tempat semula dan selamatnya Dapodiknya” jelas Rauf.

Saat dikonfirmasi terkait ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, Abdul Rauf Abidin membenarkan adanya kersesahan itu. Kadis yang baru dilantik tiga hari lalu itu mengaku,sudah menelusuri dan melakukan langkah taktis untuk sementara waktu. “Saya kan baru saja dilantik. Jujur, saya juga cukup prihatin sekali kejadian yang lalu itu. Sebab banyak guru yang keluhkan terkait ini. Sebagai langkah taktis awal, kita harus selamatkan Dapodik mereka,” jawabnya

Mantan Kepala Kesbangpol ini menegaskan, pihaknya sudah mengumpulkan para Kasek, baik yang dilantik maupun yang sudah dinonjob dalam satu rapat koordinasi. “Terpaksa itu dulu yang kita lakukan, sebab kita kan dikejar waktu pendataan Dapodik itu. Dan Alhamdulilah, semua menyepakati bahwa data Dapodik para kepala sekolah yang sudah dinonjob itu tetap berada di sekolah awal atau sekolah tempat dia mengajar sebelumnya. Artinya, jangan dulu diganti agar tunjangan sertifikasi masing-masing guru tersebut terselamatkan,” ujarnya.

Sementara terkait tututan DPRD agar para Kasek dikembalikan ke tempat semula agar tidak terjadi kegaduhan, Abdul Rauf mengatakan akan mempertimbangkan usulan tersebut. “Nanti kita cari bagaimana solusi terbaiknya ya. Bisa jadi begitu atau bakal ada alternatif lain. Yang jelas, masalah ini jadi prioritas kerja pertama saya untuk dituntaskan,” tukasnya. (dar)

Click to comment

BERITA POPULER

Enter ad code here
Enter ad code here
-DPRD-BAUBAU-HUT-RI-280x300.jpg" alt="" width="280" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-212078" />
Enter ad code here

Copyright © 2016 Butonpos

To Top