Tahun Ini PKBM Bakal Dapat BOP – Buton Pos
Suara Buton

Tahun Ini PKBM Bakal Dapat BOP

BUTONPOS.COM, BUTON – Mulai tahun 2019 ini, setiap lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bakal mendapat Bantuan Operasional Pendidikan (BPO), yang dikucurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik oleh pemerintah pusat. Setiap warga belajar akan mendapat ratusan hingga jutaan rupiah atau tergantung dari tingkat kesetaraan paket yang diikuti.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usian Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, Nanang Lakaungge, ketika ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. Dikatakan, seperti warga belajar kesetaraan paket A, per orang akan mendapat Rp 950 ribu. Paket B Rp 1,5 juta, dan peket C Rp 1,7 juta.

Pemberian BOP ini, menurut Nanang, sama halnya dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang didapat tingkat SD, SMP, dan SMA. Dana yang diperoleh akan dikelola lembaga pendidikan atau sekolah, bukan langsung ke siswa atau warga belajar.

Untuk mendapatkan BOP, jelas dia, setiap data warga belajar baik paket A, B, dan C harus di input secara online sejak sekarang ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Paud dan Dikmas, pemerintah pusat.

“Dana itu akan dialokasikan mulai tahun 2019, jadi datanya sudah harus masuk dari sekarang. Setiap warga belajar itu harus dipastikan terinput di dalam Dapodik,” terangnya.

Terhadap masyarakat yang berminat mengikuti pendidikan kesetaraan, pinta Nanang, dipersilahkan untuk mendaftar di PKBM terdekat. Atau tidak, bisa langsung ke Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Kabupaten Buton.

Adapun rincian syarat pendaftarannya yakni, kesetaraan paket A harus membawa foto copy akta kelahiran dan kartu keluarga. Paket B foto copy ijazah terakhir setara SD dan kartu keluarga, dan paket C foto copy ijazah terakhir setara SMP dan kartu keluarga.

“Pendaftaran sampai sekarang masih terus dibuka,” ujarnya.

Dia menambahkan, hak yang didapat warga belajar pendidikan kesetaraan mulai tahun depan sudah akan sama dengan siswa-siswa pendidikan lainnya. Yang membedakan hanya kegiatan belajar mengajarnya dilakukan di luar sekolah dan tidak mengenakan seragam. (man/sr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top