Tenaga Kesehatan dan Guru Masih Minim – Buton Pos
Suara Buton Selatan

Tenaga Kesehatan dan Guru Masih Minim

LA AMIRI

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Buton Selatan (Busel) masih sangat kekurangan tenaga kesehatan dan guru dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk tenaga pengajar minim untuk tingkat SD dan SMP.

Menurut Kepala BKPSDM, La Amiri, Busel masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan dan guru. Sedangkan untuk tenaga administrasi juga masih kurang, tapi belum mendesak. Jumlah ASN Busel sekitar 1.737, sedangkan honorer sekitar 3000 orang.

“Kita masih kekurangan guru dan tenaga medis, jadi kalau ada informasi rekrutmen dari Kementerian PAN-RB kita usulkan lebih banyak guru dan tenaga medis,” katanya.

Dikatakan, kekurangan guru ini sudah berlangsung sangat lama. Kekurangan guru di tingkat SD itu seperti guru kelas umum, guru mata pelajaran Penjaskes, agama. Begitupun juga di tingkat Taman Kanak-kanak. Padahal idealnya, rasio satu orang guru SD harus mengajar 20 orang siswa. Namun yang ada, rasio satu orang guru mengajar 34 orang siswa.

Sedangkan tingkat SMP pun juga begitu, satu orang guru mengajar 22 orang siswa dalam satu kelas. Mestinya idealnya satu orang guru mengajar 20 orang siswa.

Ia menambahkan, khusus untuk tingkat TK juga masih minim. Padahalnya yang idealnya dalam satu desa/kelurahan harus memiliki satu unit TK dan satu unit PAUD. Belum lagi pemerataan guru yang belum tertata secara baik. Sebagian guru yang mengajar adalah guru tidak tetap (GTT) alias honorer.

Saat ini pihaknya sudah mengusulkan analisis kebutuhan pengadaan pengawai untuk Busel melalui E-Formasi kepada KemenPAN-RB. Karena masih adanya moratorium penerimaan CPNS sehingga prekrutmen belum juga bisa dilakukan. (aga)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top