Terdakwa Penghina Etnis Dituntut Penjara Sembilan Bulan  – Butonpos
Hukum

Terdakwa Penghina Etnis Dituntut Penjara Sembilan Bulan 

ilustrasi

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Terdakwa penghina Etnis Laporo melalui media sosial facebook, La Ode Idham Aldo, dituntut sembilan bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton dalam sidang lanjutan kasus tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Pasarwajo, Kamis (6/7).

Kasi Pidum Kejari Buton, Hamrullah SH, menjelaskan, tuntutan terhadap La Ode Idham Aldo jauh dari ancaman maksimal yakni enam tahun penjara kerena dengan pertimbangan yang bersangkutan belum pernah dihukum pidana selama ini.  Kemudian, terdakwa juga sudah mengakui perbuatannya di hadapan Majelis Hakim dan dibarengi dengan  permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Etnis Laporo.

“Dalam persidangan perbuatan terdakwa sudah dimaafkan yang mewakili masyarakat Etnis Laporo. Terdakwa juga sudah berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” kata Hamrullah ketika dikonfirmasi, Jumat (7/7).

Maaf memaafkan dalam persidangan tersebut, lanjutnya, bukan berarti proses hukum telah gugur. Melainkan hanya dijadikan bahan pertimbangan tuntutan dengan tujuan memberi efek jerah dan menjadi contoh bagi masyarakat lain.

Dikatakan, jika pledoi atau pembelaan atas tuntutan tidak diajukan terdakwa, maka sidang akan dilanjutkan putusan yang direncanakan digelar pada 20 Juli 2017.

Sekedar diketahui, dalam kasus penghinaan Etnis Laporo ini terdakwa La Ode Idham Aldo didakwa dengan Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 3 tentang Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Ancaman hukuman maksimalnya enam tahun penjara. (man)

BERITA POPULER

Enter ad code here
Enter ad code here
-DPRD-BAUBAU-HUT-RI-280x300.jpg" alt="" width="280" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-212078" />
Enter ad code here

Copyright © 2016 Butonpos

To Top