Terlibat Politik Praktis, Guru Bisa Kena Sanksi – Buton Pos
Metro Baubau

Terlibat Politik Praktis, Guru Bisa Kena Sanksi

H masri

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, H Masri menegaskan, setiap tenaga pengajar yang terlibat dalam kampanye akan diberi sanksi sesuai peraturan yang ada.

Bukan tanpa alasan, Masri memberikan warning tersebut, sebab sekarang sudah memasuki tahun 2018 yang merupakan tahun politik dan pesta demokrasi dalam Pilkada dan Pilcaleg 2019. Dan sanksi yang akan diberikan mulai dari teguran sampai pada penurunan pangkat.

“Untuk Pilkada dan Pilcaleg, guru harus tahu batasannya, tidak boleh ikut kampanye, tidak boleh berbicara saat kampanye, sehingga batasan itu yang dihindari. Kita akan beri dia sanksi tentunya sesuai aturan yang berlaku, mulai dari teguran lisan, kemungkinan saja dia tidak paham, kemudian tertulis sampai tiga kali, pernyataan tidak puas sampai dengan penundaan kenaikan berkala atau penurunan pangkat, tinggal dilihat tingkat pelanggarannya,” tegas Masri saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/01/18).

Rujukan netralitas PNS ini kata dia, sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 dan Undang-undang Aparatur Sipil Negara.

“Kita kan punya aturan, ada UU ASN, ada Peraturan Pemerintah No 53 tahun 2010 yang mengatur tentang disipin PNS,” terangnya.

Lebih lanjut Masri menegaskan, tidak membenarkan guru ataupun kepala sekolah yang mengarahkan peserta didik untuk memilih salah satu Paslon ataupun Caleg.

“Kita harapkan anak-anak kita sudah cerdas kalau memilih pemimpin yang baik. Tetapi tidak dibenarkan jika ada oknum guru yang mengarahkan untuk memilih Paslon,” tutupnya. (mo1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top