Unjuk Rasa Lagi, Kasat Pol PP Sultra Dicopot – Buton Pos
Suara Sultra

Unjuk Rasa Lagi, Kasat Pol PP Sultra Dicopot

BUTONPOS.COM, KENDARI – Aksi unjukrasa ribuan mahasiswa di Mapolda Sultra kembali berlangsung ricuh, Senin (11/3). Aksi ini merupakan buntut dari kericuan atas unjukrasa yang berujung pada penganiayaan terhadap mahasiswa oleh oknum aparat yang berlangsung, Rabu (6/3).

Akibat dari unjuk rasa, kemarin, sejumlah polisi yang melakukan pengawalan mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu. Seorang diantaranya merupakan Kepala Koordinator Sekretaris Pribadi (Korspri) Kapolda Sultra, Kompol Agung Basuki.

Awalnya aksi tersebut berlangsung damai. Mahasiswa bahkan sempat berdialog dengan Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto.

Pasca dialog itu, massa aksi kemudian meninggalkan Mapolda Sultra. Mereka lalu menuju Kantor Gubernur Sultra. Di sana mereka memaksa masuk namun dihadang petugas dan situasi langsung memanas.

Massa yang kesal terus memaksa hingga lemparan batu ke personel yang telah siaga di depan gerbang terjadi.

Bahkan water canon yang juga disiapkan untuk menghalau pengunjukrasa tidak mampu menghadapi ribuan massa aksi. Mereka terus melempari personel kepolisian meski telah ditembaki dengan water canon.
Berdasarkan data yang dihimpun Kendari Pos, delapan aparat terluka akibat terkena lemparan batu. Rinciannya empat dari anggota Polda Sultra dan empat dari anggota Brimob.

Tidak hanya polisi yang menjadi korban. Beberapa wartawan yang melakukan peliputan di lokasi aksi unjuk rasa, juga menjadi sasaran para demonstran. Dua diantaranya terkena lemparan batu. Bahkan salah satu kendaraan roda empat milik reporter salah satu media di Sultra mengalami kerusakan.

Menanggapi aksi mahasiswa tersebut Gubernur Sultra H Ali Mazi SH, langsung mencopot Kasat Pol PP Sultra dan membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Konkep.

“Saya selaku gubernur sudah menyahuti tuntutan mahasiswa, di mana sebanyak 15 IUP yang saat ini masih aktif saya bekukan,” kata Ali Mazi kepada sejumlah awak media, saat menggelar konfrensi pers di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur, semalam.

Kata Ali Mazi, Ia juga akan memanggil seluruh pemilik IUP dan Dinas ESDM Sultra untuk bersama melakukan rapat.

“Karena ini terkait masalah hukum yang ada sangkut pautnya dengan pusat, makanya kita panggil untuk dirapatkan terlebih dahulu dan seterusnya akan dilaporkan ke pusat,” tambahnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan pencopotan terhadap Plt Kasat Pol PP, karena aparatnya telah melakukan tindakan arogansi terhadap masyarakat.

“Intinya Kasat Pol PP saya sudah copot dan saya sudah tandatangani pada pukul 19.00. Karena dia bertanggung jawab dengan apa yang terjadi dan saya sudah ganti dengan Plt hari ini, yaitu Ari Jalu sebagai Plt Kasat Pol PP pengganti,” tandasnya.

Kemudian terkait mereka hari ini mungkin ada beberapa orang yang melakukan tindakan anarkis, pihaknya menyerahkannya ke pihak yang berwajib dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Semua yang melakukan tindakan anarkis, kemarin, saya sudah serahkan kepada pihak yang berwajib serta diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Juga tambah Ali Mazi, semua mahasiswa yang ditahan, pihaknya sudah menelpon pihak kepolisian agar dikeluarkan. “Karena semua mahasiswa adalah anak-anak saya dan saya tadi telepon Polda untuk mengeluarkan 11 mahasiswa yang telah ditahan pihak kepolisian,” bebernya.

Untuk itu Ali Mazi meminta kepada semua pihak untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban serta saling menjaga keharmonisan sesama masyarakat Sulawesi Tenggara. (m1/kp)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top