Wakatobi Kekurangan Penyuluh Pertanian – Butonpos
Suara Sultra

Wakatobi Kekurangan Penyuluh Pertanian

JAMRUDIN

BUTONPOS.COM, WAKATOBI – Dewasa ini, sektor pertanian Wakatobi diperhadapkan dengan minimnya Sumber Daya Manusia (SDM). Terbukti, tim penyulu lapangan (pendamping petani) di Dinas Pertanian hanya 30 orang.

Sementara angka ini, tidak berbanding lurus dengan jumlah titik lahan yang tersebar pada 100 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Wakatobi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi Jamrudin, akui pihaknya cukup kesulitan. Apalagi tidak banyak yang bisa diperbuat selain melakukan penyesuaian tenaga. Imbasnya 30 penyuluh yang ada kini diprioritaskan pada wilayah pengembangan pertanian menjanjikan.

“Idealnya, minimum sebenarnya satu desa itu satu penyulu. Kami sekarang memiliki penyuluh hanya sekitar 30 sekian orang. Hanya kami tinggal memaksimalkan pada daerah-daerah yang memang potensi pertaniannya maksimal,” ujar Jamrudin saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menerangkan, jumlah penyuluh Dinas Pertanian saat ini terbilang sangat kurang jika dibandingkan pada masa sebelumnya di Ketahanan Pangan yang tercatat 100 orang. “Memang kemarin masih di Ketahanan Pangan ini 100 orang. Satu orang satu desa/kelurahan,” ungkapnya.

Jamrudin juga menuturkan untuk mencari tenaga pendamping tidak begitu sulit. Karena pihak dinas yang melakukan perekrutan. Hanya saja masih kendala pada anggaran.

“Sekarang sudah di dinas. Artinya ini kami menyusulkan alhamdulillah. Berapa-berapa saja kekuatan keuangan daerah, kami juga tidak memaksakan hal ini,” jelasnya.

Pada sesi wawancara sebelumnya, pada media ini Jamrudin menerangkan jika progres skema pertanian Wakatobi terus dilakukan penyempurnaan. Utamanya telah dibentuk Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) di beberapa pulau, yakni Tomia, Kaledupa, dan wilayah Wangiwangi sendiri. (p10)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top