Yuk Kunjungi Air Terjun Kahauhauno di Desa Kancinaa – Butonpos
DESA BUTON

Yuk Kunjungi Air Terjun Kahauhauno di Desa Kancinaa

kades kancinaa, zaynudin

BUTONPOS.COM, KANCINAA – Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, tepatnya di Desa Kancinaa ternyata memiliki salah satu air terjun tertinggi. Air terjun yang oleh masyarakat setempat menamai Air Terjun Kahauhauno ini memiliki ketinggian mencapai puluhan meter. Posisinya pun tegak tanpa ada pundakan atau trap yang biasa didapati di beberapa air terjun.

Menurut masyarakat setempat, sebutan Air Terjun Kahauhauno memiliki makna air terjun yang mengeluarkan asap. Asap ini merupakan hasil dari pentalan air dari ketinggian yang menyebar menjadi percikan kecil setelah mengenai dasar kolam.

“Kahauhauno itu maksudnya berasap karena mungkin pengaruh jatuhnya air dari ketinggian. Kalau tidak salah itu
ketinggiannya lebih 100 meter, makanya dia timbul asapnya karena ketinggian,” ucap Kepala Desa Kancinaa, La Ode Zaynudin kepada butonpos.com ditemui dikediamannya, Rabu (19/4/17).

Kades menjelaskan, selain air terjun, masyarakat juga akan dimanjakan dengan keindahan hutan yang masih perawan.

“Posisi airnya itu jatuh lurus dan hutannya masih rimbun,” terangnya.

Mengenai akses ke lokasi air terjun, masyarakat hanya butuh menempuh jarak 3 kilometer dari Desa Kancinaa.

“Masuk dalam kawasan Desa Kancinaa, itu sebetulnya aset. Tiga kilo kalau kita buatkan jalan dari Desa Kancinaa,” tuturnya.

Mengingat kases jalan masih menggunakan jalan kebun (belum rabat beton), Zaynudin menegaskan, jika tidak ada aral melintang dan mendapat dukungan dari masyarakatnya, tahun 2018 mendatang, melalui anggaran desa, ia akan membuatkan jalan rabat beton. Tujuannya, agar masyarakat semakin mudah mengakses lokasi pariwisata air tersebut.

“Kalau sudah terbentuk jalannya, saya mau kerahkan remaja untuk memotong batang kayu-kayu itu agar kita promosi, jadi nanti jalannya tahun 2018. Kalau sudah dipotong itu kayu (batang pohon yang mati) yang menghalangi air, saya kira sudah bagus itu,” tuturnya.

Dia berharap, kedepan, Dinas Pariwisata Kabupaten Buton mau melirik air terjun ini, sehingga bisa dimaksimalkan sebaik mungkin untuk meraup omzet pendapatan asli desa.

“Harapannya secepatnya disentuh, karena pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwistaa ingin menggenjot pariwisata. Kalau soal anggaran pembuatan jalan itu diperkirakan Rp 700 juta itu sudah bisa, kan tiga kiloan,” pungkasnya. (po4)

BERITA POPULER

Enter ad code here
Enter ad code here
-DPRD-BAUBAU-HUT-RI-280x300.jpg" alt="" width="280" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-212078" />

Copyright © 2016 Butonpos

To Top