15 Hari Diusulkan di DPRD, Kapan Bupati Defenitif Busel Dilantik? – Buton Pos
Suara Buton Selatan

15 Hari Diusulkan di DPRD, Kapan Bupati Defenitif Busel Dilantik?

BUTONPOS.COM, BUTON SELATAN – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Buton Selatan (Busel) non aktif, Agus Feisal Hidayat oleh KPK sudah lama inkracht. Namun pelantik wakil bupati menjadi bupati defenitif untuk melanjutkan tongkat estafet pemerintahan Busel periode 2017-2022 tak kunjung dilakukan.

Menurut Sekretaris Kabupaten (Sekab) Busel, Drs La Siambo dokumen putusan inkracht dan surat pengusulan pergantian sesuai mekanisme sudah diserahkan ke DPRD Busel. Bahkan menurut La Siambo sudah 15 hari surat itu masuk di DPRD namun tak kunjung ditanggapi wakil rakyat itu.

Jenderal PNS Busel itu bespekulasi kemungkinan tidak ditanggapinya usulan tersebut karena para wakil rakyat Busel itu sementara fokus berjuang bertarung mempertahankan kursinya untuk periode berikutnya di DPRD pada Pemilu 2019.

Sesuai mekanisme kata Siambo, selama 15 hari jika tak ada tanggapan dari DPRD, maka pemerintah provinsi segera mengambil alih tahapan proses pergantian dan pelantikan bupati defenitif.

“Sekarang prosesnya sudah di provinsi yang urus. Minggu ini sudah diusulkan ke pusat dalam hal ini Kemendagri untuk diproses SK-nya,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya.

Lanjut Siambo, pada umumnya proses penerbitan SK akan berproses cukup lama di pusat. “Yang agak lama di pusat yang proses karena harus melewati tahapan dan banyak daerah,” tuturnya.

Meski begitu, Ia memperkirakan pelantikan bupati devenitif paling lambat selesai lebaran. “Yang pasti dimungkinkan akan digelar di Kendari oleh Gubernur Sultra pada Juni atau Juli mendatang,” tukasnya.

Selama belum ada bupati defenitif, ungkapnya, roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Tak ada kendala berarti. Bahkan sesekali dirinya mengambil peran menwakili Plt bupati dalam kegiatan pemerintahan.

Ia menambahkan proses pembahasan APBD-P ini juga akan diusulkan untuk pengisian kekosongan kursi wakil bupati. Namun itu semua akan dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi daerah.

Siambo enggan berspekulasi lebih jauh soal posisi wakil bupati jika bupati devenitif Busel sudah diisi. Karena itu ranah politik dan kewenangan bupati dan partai pengusung. (aga)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top