Di tempat yang sama, anggota DPRD Kota Baubau, Noor Gemilang Siradja mengatakan, breaker dan _genset itu selalu menjadi aspirasi konstituen baik saat reses maupun dalam forum-forum musyawarah. Pada dasarnya, kedua alat itu untuk memudahkan warga dalam urusan sosial kemasyarakatan.
“Utamanya dalam hal pemakaman. Biasanya ada kawasan-kawasan tertentu susah dijangkau tenaga manusia, makanya kita usulkan mesin.
Di luar itu, alat ini juga untuk membantu urusan kegiatan berkaitan menggali tanah yang memiliki tekstur keras,” jelas Gilang-sapaan akrab Noor Gemilang Siradja.
Legislator Partai Hanura ini mengakui, realisasi bantuan mesin itu tidak terlepas dari kolaborasi DPRD dengan Pemkot Baubau. “Breaker dan genset ini dikelola langsung oleh masyarakat, bukan pemerintah kelurahan,” tandas anggota Komisi II DPRD Baubau ini.(exa)