Pengenalan Kampus, Angkatan Pertama USN di Buteng Diharap Jadi Inspirator – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Pengenalan Kampus, Angkatan Pertama USN di Buteng Diharap Jadi Inspirator

DIALOG: Asisten I Setkab Buteng Wa Ode Nurjannah, berdialog dengan Wakil Rektor I USN Kolaka di Rujab Bupati Buteng.

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah membuka Kampus B di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) 2019 ini. Dalam tahun pertamanya ini, tercatat ada 116 orang terdaftar sebagai mahasiswa angkatan pertama dari target awal 160 orang.

Sebagai mahasiswa baru, 116 mahasiswa angkatan pertama ini diwajibkan mengikuti materi dan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Tujuannya untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mereka dalam proses transisi dari lulusan SMA menjadi seorang mahasiswa sejati.

Dalam PKKMB tersebut, diisi dengan berbagai kegiatan yang terkait dengan penanaman wawasan kebangsaan, cinta tanah air, bela negara, dan mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan akademik, kegiatan kemahasiswaan, serta kebijakan kampus untuk menjadi bekal dalam mendukung keberhasilannya di perguruan tinggi.

Kegiatan PKKMB sendiri dipusatkan di Kampus B USN Kolaka yang sementara memakai gedung eks Puskesmas Mawasangka yang dipinjampakaikan oleh Pemkab Buteng. Sembari membangun kampus di atas lahan seluas 100 hektar lebih yang sudah dihibahkan masyarakat agar bisa menjadi Univeristas Negeri yang bisa berdiri sendiri nantinya.

“Tahun pertama kita buka Kampus B USN Kolaka di Buteng ini, ada 116 orang terdaftar sebagai mahasiswa baru sekaligus sebagai angkatan pertama. Jumlah ini hampir mencapai target awal kita 160 orang. Kenapa sampai tidak mencapai target, karena ada informasi jadi atau tidak jadinya Kampus B USN ini beroperasi di Buteng tahun ini,” ungkap Wakil Rektor I USN Kolaka, Prof Ruslin Hadanu, ditemui di Rujab Bupati Buteng, Rabu (11/9/2019).

116 mahasiswa baru angkatan pertama ini telah mengisi empat program studi (Prodi) yang dibuka USN Kolaka di Kampus B Buteng, yakni S1 Perikanan, S1 Peternakan, S1 Ilmu Komputer, dan S1 Kimia. “Sebenarnya kita siapkan dengan Prodi D-3 Keperwatan, tapi kita tarik untuk mempersiapkan sekaligus S1-nya,” bebernya.

Ada dua Prodi lagi yang diusulkan di Kemenristekdikti, yakni Prodi Ilmu Kelautan dan Teknis Mesin. Kedua Prodi ini telah disetujui untuk dibuka di Buteng dan tinggal menunggu izin operasionalnya. “Yang sementara kami usulkan lagi adalah Prodi Teknik Perkapalan, Fisika, Biologi, dan Matematika. Sebenarnya ada Prodi Statistik, tapi kita belum punya SDM dosen yang sudah linear S1 dan S2-nya, sehingga ditolak,” tutur Ruslin.

Saat ini, pihaknya fokus dulu pada empat Prodi yang ada (Perikanan, Peternakan, Ilmu Komputer, dan Kimia). Dosen yang disiapkan sebanyak sembilan orang dan semuanya sudah S2. Rinciannya, Prodi Kimia dua orang, Prodi Peternakan dua orang, Prodi Perikanan dua orang dan Peodi komputer tiga orang karena mahasiswanya lebih banyak.

“Dosennya semua dari USN Kolaka. Namun kami juga membuka ruang bagi SDM Buteng untuk menjadi dosen Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU),” timpalnya.

Ruslin mengaku, pihaknya telah memberikan materi dan kegiatan PKKMB kepada mahasiswa angkatan pertama USN di Buteng. “Kehidupan kampus penting kita kenalkan kepada mereka. untuk menjalaninya harus kita matangkan emosionalnya, serta kita bentuk soft dan hard skill mereka agar benar-benar siap. Apalagi mereka sebagai angkatan pertama dan tidak memiliki kakak tingkat yang bisa membina mereka tentang kegiatan kemahasiswaan,” jelasnya.

Pria agamis ini tidak ingin kehilangan momen pertama dalam membentuk karakter dasar mahasiswa angkatan pertama USN di Buteng. Pasalnya, mereka merupakan pelopor bagi mahasiswa USN Buteng selanjutnya, sehingga harus menjadi inspirator dan insan akademis yang baik.

“Dengan profil inspirator dan insan akademis yang baik tersebut, sehingga memberi kesan kepada masyarakat bahwa sudah seperti mereka itulah orang kuliah. Mahasiswa USN juga harus menjadi agen of change yang akan mengganti kita-kita di kampus dan pemimpin-pemimpin yang ada saat ini,” pungkasnya.

Prof Ruslin berharap kepada pemerintah dan masyarakat Buteng untuk saling bahu membahu memajukan USN sebagai perguruan tinggi pertama di Buteng. Sebab kehadiran USN di Buteng juga menjadi aset bersama yang akan memajukan dan mencerdaskan SDM di Kabupaten Buteng.

Asisten I Setkab Buteng Hj Wa Ode Nurjannah yang menerima kunjungan Wakil Rektor USN Kolaka tersebut mengaku Pemkab Buteng akan turut hadir dan mendorong pengembangan USN di Kabupaten Buteng. Hal itu terlihat dengan pinjam pakai eks bangunan Puskesmas Mawasangka yang dipakai pihak USN sebagai kampus sementara.

“Ditengah upaya Pemkab Buteng menggenjot pembangunan infrastruktur dasar, hadir USN membantu pemerintah daerah membangun SDM generasi Buteng dan daerah sekitarnya yang kuliah di Kampus B USN Kolaka di Buteng. Pemkab Buteng akan selalu bersinergi dengan USN untuk sama-sama membangun SDM di Buteng,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia, Pemkab Buteng akan membangun kerja sama dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat seperti perguruan tinggi lainnya selama ini. Apalagi USN Kolaka selama ini juga mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di Sultra. “Kalau ada perguruan tinggi di dalam daerah sendiri, kenapa mesti jauh-jauh membangun kerja sama,” timpalnya.

Mantan Kadis Pangan Kabupaten Buteng ini menilai, USN mampu membaca peluang dan strategi kewilayahan dalam mengembangkan kampusnya di Buteng. Sebab, Buteng yang berada di tengah menjadi sentral penyanggah bagi kabupaten lain disekitarnya.

“Masyarakat Kabupaten Muna, Muna Barat, Bombana, Buton, Buton Selatan, dan Kota Baubau sendiri bisa jadi memilih menguliahkan anaknya di USN Buteng karena keberadaannya di tengah dan mudah dijangkau. Apalagi misalanya menawarkan jurusan yang tidak ada di perguruan tinggi di Kota Baubau,” tuturnya.

Nurjannah mencontohkan, seperti jurusan keperawatan yang hanya sampai D-3 saja di Kota Baubau. Kemudian misalnya USN di Buteng membuka S1 Keperawatan, sudah pasti memilih kuliah di Buteng atau melanjutkan kuliah S1-nya di Buteng.

“Saya yakin, USN di Buteng akan cepat berkembang kedepannya dan memiliki mahasiswa yang banyak. Sebab, posisinya yang strategis dan jurusan yang ditawarkan banyak dibutuhkan peluang kerja saat ini,” tutupnya.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top