Polisi Masih Buru Pelaku Lain Pembakar Rumah Anggota DPRD Baubau – Buton Pos
Ragam

Polisi Masih Buru Pelaku Lain Pembakar Rumah Anggota DPRD Baubau

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Polres Baubau terus mendalami kasus pembakaran rumah anggota DPRD Baubau, La Ode Sahrun atau akrab disapa Ayub beberapa waktu lalu. Kendati saat ini sudah ada salah seorang yang ditangkap yang diduga sebagai pelaku pembakaran berinisial FR (21).

FR yang sudah ditetapkan sebagai ersangka ditengarai merupakan aktor intelektual aksi vandalisme tersebut.

Seperti diketahui, rumah milik Ayub yang dibakar berada di Jln Murhum Kelurahan Nganganaumala Kecamatan Batupoaro itu terjadi pada Kamis 24 Januari 2019 sekitar pukul 20.30 Wita. Peristiwa ini dilaporkan ke Polres Baubau dan teregister dengan laporan polisi nomor: LP/20/I/2019/Sultra/Res Baubau tertanggal 26 Januari 2019.

Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Ronald Arron Maramis, mengatakan tersangka FR ditangkap saat aparat gabungan melakukan penyisiran di lingkungan Kanakea Kelurahan Nganganaumala, Minggu (27/1) dini hari.

“Pembakaran rumah ini kita sudah mengamankan satu aktor intelektual berinisial FR. Dia ini yang mengambil bensin, korek, dan dia juga pertama kali yang melakukan pembakaran,” jelas Ronald dalam jumpa pers di aula Humas Polres Baubau, kemarin.

Dia menegaskan, pihaknya melakukan penahanan terhadap tersangka FR. Saat ini pihaknya sedang melengkapi berkas perkara. “Ancaman hukumannya di atasi tujuh tahun penjara,” ujar perwira tiga balak ini.

Ronald mengakui, pihaknya juga sudah mengantongi nama-nama lain yang diduga terlibat pembakaran malam itu. Saat ini tim Reskrim masih melakukan perburuan orang-orang tersebut.

“Sekarang masih ada pengembangan. Mungkin ada tersangka lain akan muncul di kasus pembakaran ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Sulaiman menerangkan, aksi pembakaran rumah ini masuk dalam kategori kejahatan membahayakan keselamatan. Pelaku dijerat dengan pasal 187 KUHPidana.

Lebih jauh, dia menguraikan, kronologis kejadian berawal dari dua orang mengendarai motor mendatangi dan memarkir tidak jauh dari rumah korban sekitar 20 menit sebelum pembakaran. Kedua orang ini lalu melempari dan meninggalkan rumah korban menuju arah Tugu Kirab.

“Kemudian pukul 20.30, sekelompok pemuda datang ke rumah korban. Tiga orang diantaranya datang ke warung di samping rumah Ayub dan mengambil botol isi bensin dan korek api lalu melempar botol bensin dan membakar,” ulas perwira dua balak ini.

Hasil penyelidikan, jelas dia, motif pembakaran itu merupakan aksi balasan atas tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan adik kandung korban pembakaran rumah berinisial AG. “Kerugian materil yang dialami korban akibat bagian depan dan ruang tamu terbakar berkisar Rp 35 juta,” sebutnya.

Menurut dia, pembakaran tersebut bisa berakibat bahaya maut bagi pemilik, karena ternyata saat pembakaran di dalam rumah ada istri dari Ayub. Selain itu, perbuatan pelaku juga menimbulkan bahaya umum atau barang-barang orang banyak di sekitar yang berdiri rumah orang lain dan satu Rumah Toko (Ruko).

“Barang bukti yang sudah diamankan antara lain pecahan botol penyimpan bensin, batu pelemparan rumah, kayu jendela dan beberapa benda sisa pembakaran. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan,” pungkas Sulaiman. (exa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top