Sejumlah Pegawai Pemkot Baubau Naik Kelas – Buton Pos
Metro Baubau

Sejumlah Pegawai Pemkot Baubau Naik Kelas

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Penyegaran 172 pejabat lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau tidak sepenuhnya berisi pil pahit. Sejumlah pejabat ternyata juga ketiban nasib baik salah satunya Dr Hamzah Palalloi.

Dr Hamzah yang sebelumnya hanya kepala seksi, kini naik kelas menjadi Kepala Bidang Pos dan Telekomunikasi di Badan Kominfo. Dr Hamzah menggeser (bukan digeser) Hamzah R.

Nasib Hamzah R hampir sama dengan Dr Mochammad Tasdik. Hamzah R di non job, begitu pun Tasdik yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Hukum Setda.

Selain itu, Yakub juga lebih fokus memimpin Dinas Koperasi dan UKM. Posisinya sebagai Kepala Bagian Umum Setda digantikan Eko Pronajaya.

Bukan hanya itu, sejumlah pegawai juga mendapatkan jabatan dalam keputusan perombakan kabinet setingkat eselon III dan IV itu. Diantaranya, La Ode Muhammad Arwah yang diangkat menjadi Camat Lealea, La Ode Mastifi menjadi Lurah Wameo, Irsyad Cahyadin sebagai Lurah Katobengke dan Adrian Nilla menjadi Lurah Tampuna.

Mereka resmi menduduki jabatan baru setelah melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pejabat baru tersebut dilaksanakan di aula Palagimata, Rabu (12/6) lalu.

Sekot Baubau, Roni Muhtar membenarkan ada pejabat yang di non job pada reshuffle perdana pasca libur Idul Fitri 1440 H itu. Hanya saja, Jenderal ASN lingkup Pemkot Baubau ini tidak mengetahui pasti total pejabat yang di non job tersebut.

“Saya lupa berapa jumlahnya, tapi memang betul ada yang di punishmen (hukum) dan reward (penghargaan),” tutur Roni Muhtar dikonfirmasi di kantor Wali Kota Baubau, Kamis (13/6) sore.

Kata dia, pemberian saksi non job kepada para pegawai tersebut sudah melalui prosedur dan mekanisme yang semestinya. Semua dinilai berdasarkan analisa yang dilakukan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Seperti yang disampaikan bapak Wali Kota bahwa dalam proses menjalani peran sebagai ASN, ada yang diberi reward dan ada yang diberi punishmen. Punisman sendiri bertingkat-tingkat,” jelasnya.

Kendati begitu, Sekot tetap memberikan motivasi kepada pejabat yang non job tersebut agar tidak larut dalam kekecewaan dan terus berbenah. Sebab, masih terbuka ruang lebih luas untuk berkiprah ke karir yang lebih mentereng.

“Bagi yang mendapatkan punishmen, ini juga jangan dianggap seolah mau kiamat besok. Jadi harus memperbaiki diri. Tidak mungkin seperti itu terus, pasti akan perbaikan, peninjauan kembali,” ujarnya.

Kepada yang mendapat penghargaan berupa jabatan, dia meminta agar menjaga kepercayaan dengan cara menunjukkan kinerja yang baik. “Bahkan kalau bisa meningkatkan kinerjanya dalam mengabdikan segala yang dimiliki untuk berperan sebagai ASN di Pemkot Baubau,” pungkasnya.(exa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top