“JM kita sangkakan sebagai kurir, barang bukti sabu seberat 9,58 gram. Dia dijerat pasal 114 subsider 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tandas mantan Kapolsek Wolio ini.
Di tempat yang sama, Kepala Lapas Baubau, Herman Mulawarman mengatakan, kasus ini bermula dari kecurigaan pihaknya terhadap JM yang mondar-mandir di jalan raya depan Lapas Baubau.
“Setelah diketahui memiliki dua bungkus sabu, yang bersangkutan kita amankan di Lapas Baubau. Kemudian, kami menghubungi dengan Kasat Resnarkoba Polres Baubau untuk ditindaklanjuti,” jelas Herman.
Lebih jauh, tambah dia, pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam memerangi Narkoba. “Paket sabu itu kita curigai akan dimasukkan ke Lapas Baubau dengan sistem tempel atau main lempar masuk ke dalam,” pungkasnya.(exa)